Minggu, 07 September 2014

ASTRI IVO

Astrie Feizaty Ivo (lahir di Jakarta, 21 September 1964; umur 49 tahun) adalah nama yang tidak asing lagi pada zaman tahun 1980-an. Aktris ini mulai berkarier semenjak kecil. Ibunya, Ivo Nilakreshna juga seorang penyanyi ternama di era tahun 1960-an.
Astri yang berdarah Minangkabau-Aceh ini menikah dengan Dariola Yusharyahya yang merupakan adik dari aktris Zoraya Perucha. Pernikahannya membuahkan tiga putra yaitu Kevin Arighi Yusharyahya, Adrio Faresi, dan Riedo Devara. Selama berkarier di dunia perfilman, wanita yang memakai jilbab sejak tahun 2000 ini sempat menjadi pelakon utama dalam film Bunga Cinta Kasih, Tabah sampai Akhir, serta Boni dan Nancy.
Beberapa tahun terakhir Astri yang juga merupakan alumnus sebuah universitas di Jerman ini lebih banyak menjadi presenter yang kerap muncul di layar televisi. Utamanya dalam berbagai acara yang bernuansa keagamaan. Hal ini dilakoninya selama beberapa tahun seiring seiring kesadarannya dalam mendalami ilmu agama Islam. Kemudian meningkat menjadi ustadzah dan pendakwah di berbagai tempat. Salah satunya tampil rutin setiap pagi di sebuah stasiun televisi swasta nasional.
Aci, demikian panggilan akrabnya, juga pernah menulis buku berjudul Cantik Sepanjang Usia yang dirilis di Arena Islamic Book Fair, Senayan pada Maret 2006.

Sumur

Nampaknya artis yang satu ini paling banyak dikerubuti masyarakat Bandung dan sekitarnya
tatkala berlangsungnya pawai artis dalam rangka Festival Film Indonesia '85 di Bandung.
Hingga ada seorang pejabat teras Pemda Bandung yang juga minta tandatangan padanya, juga minta dipotret bersama.
"Biarin aja deh. Achi mau habiskan waktu dengan mereka, hanya dengan tandatangan dan potret-potret saja," demikian kata Astri Ivo yang siang itu nampak berpeluh.
Artis cantik, putri dari H. Ivo Nilakresna ini, kebilang kalem.. Banyak timbul rasa penasaran bagi penggemarnya. Selama berada di Bandung, mungkin hanya dialah yang paling banyak mengundang massa.

Ketika ditanya tentang target meraih citra, ia mengatakan, semua artis film tentunya mengharapkan piala tersebut. Namun bagi dirinya, main film bukan berarti mencari harapan untuk itu.
"Saya belajar dari bangku sekolah dan film. Dalam film saya mempelajari berbagai watak manusia dan di bangku sekolah mengenal ilmu pengetahuan. Pokoknya saya bermain sebaik mungkin, tanpa harapan ini-itu," ujar Achi, salah seorang artis pendukung koor artis PARFI pada penutupan FFI'85.
(DI)
Pos Film medio 1985 
Sumur

Sekarang



http://www.pikiran-rakyat.com/ffarm/www/imagecache/625x350/ffarm/www/2010/06/21/Astri_Ivo_200610_foto_Munady_5.jpg

http://haurainsiyah.files.wordpress.com/2013/01/kal-team-25-copy.jpg
http://statik.tempo.co/data/2012/12/12/id_155830/155830_620.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar